Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Technostress dan Social Media Use di Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan data bersifat primer dengan membuat serta menyebarkan kuisioner kepada karyawan PT Shopee di Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling kepada karyawan berbagai divisi di PT Shopee Indonesia sebanyak 50 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi sederhana. Analisa data menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Technostress berpengaruh negative terhadap Psychological Well-being dan Social Media Use berpengaruh positif terhadap Psychological Well-being. Implikasi bagi manajer SDM yaitu diharapkan dapat memberikan pengembangan sumber daya manusia dengan memberikan kegiatan pelatihan karyawan sehingga karyawan dapat menciptakan keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka terhadap ancaman stress yang kerap terjadi dan penggunaan teknologi, kesehatan mental dan meningkatkan aspek kesejahteraan mereka yaitu kualitas hidup yang baik.
Copyrights © 2023