JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022

IDENTIFIKASI RISIKO KECELAKAAN MENGGUNAKAN METODE HIRADC PADA AKTIVITAS PENGOLAHAN PT. SULENCO WIBAWA PERKASA, DESA PENIRAMAN, KABUPATEN MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT

Much. Luthfi Abdulhadi (Tanjungpura University)
Budhi Purwoko (Unknown)
Yoga Herlambang (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2022

Abstract

Dalam setiap kegiatan suatu perusahaan pertambangan harus memperhatikan unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dengan adanya jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja kinerja karyawan akan dapat ditingkatkan. Terdapat kondisi tidak aman dan tindakan kerja tidak aman dalam pelaksanaan kegiatan pengolahan di PT. Sulenco Wibawa Perkasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control). Penelitian dimulai dengan melakukan identifikasi potensi bahaya pada aktivitas alat di crushing plant, langkah selanjutnya yaitu mengklasifikan hasil data yang didapat ke dalam tabel penilaian risiko berdasarkan dua komponen utama yaitu kemungkinan (likelihood), dan tingkat keparahan dampak (consequence), dari tabel tersebut dapat diketahui potensi bahaya yang termasuk dalam kategori risiko low, medium, high, dan very high. Langkah terakhir ialah merekomendasi pengendalian risiko sehingga kecelakaan bisa diminimalisir. Hasil penelitian yaitu berbentuk tabel yang telah diidentifikasi dan dinilai memaparkan bahwa pada aktivitas alat tahapan pengolahan terdapat 10 potensi bahaya dan 40 risiko. Rekomendasi upaya pengendalian risiko demi meminimalisir kecelakaan yang terjadi bisa dilakukan dengan cara eliminasi, administratif, dan alat pelindung diri (APD).Kata kunci: Bahaya, HIRADC, K3, Pengendalian Risiko 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...