Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan risiko yang memiliki dampak dominan pada kinerja biaya proyek dan mendapatkan tingkat pengaruh tindakan koreksi yang diberikan pada risiko tersebut dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Data primer berupa hasil kuesioner yang diisi berdasarkan skala likelihood. Penelitian ini melibatkan 8 responden yang berpengalaman di bidang konstruksi khususnya manajemen material. Hasil analisis menunjukkan tidak ada risiko manajemen material pada pembangunan gedung Puskesmas Alianyang Kota Pontianak termasuk dalam kategori High Risk sedangkan untuk kategori Medium Risk berjumlah 6 variabel risiko. Terdapat 3 risiko dominan dengan nilai Risk Index tertinggi ialah risiko “ketidaksesuaian antara volume pekerjaan pada kontrak dengan kondisi lapangan” dengan nilai sebesar 0,682, “terlambatnya pembayaran oleh kontraktor ke supplier material” dengan nilai sebesar 0,676 dan “kurangnya perencanaan material alternatif” dengan nilai sebesar 0,650.Kata Kunci : Manajemen Material, Konstruksi Gedung, Tindakan Koreksi Risiko
Copyrights © 2022