JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021

ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 (Studi Kasus : Pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar )

Muhammad Jalaludin (Unknown)
R.R. Endang Mulyani (Unknown)
- Rafie (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2021

Abstract

Penjadwalan pada pembangunan proyek yaitu pengurutkan setiap item-item pekerjaan dalam rangkaian aktivitas yang akan dilaksanakan berdasarkan waktu dimulai dan berakhirnya kegiatan proyek. Proyek pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar sudah selesai, namun peneliti menganalisa mengenai pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Polda dengan menggunakan Bantuan program Primavera 6.0 dan juga dengan menggunakan metode Crashing. Output dari program Primavera untuk penelitian ini berupa Bar Chart Diagram, Lintasan Kritis, dan Duration Activity. Crashing merupakan Alternatif untuk mengurangi durasi pekerjaan dengan cara penambahan jam kerja (lembur). Data yang digunakan dalam menganalisa proyek untuk penjadwalan proyek menggunakan Primavera 6.0 yaitu Rab, Rencana harga satuan bahan, dan Time Schedule atau Kurva S. Hasil dari analisis penjadwalan proyek menggunakan program Primavera 6.0 dan dengan metode Crashing pada pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Durasi asli Proyek yaitu 105 hari kalender dengan biaya sebesar Rp 7.808.635.318. setelah di analisis dengan data asli kemudian input menggunakan program Primavera 6.0 diperoleh hasil dengan durasi 88 hari dan biaya sebesar Rp. 5.646.703.897. Sedangkan dengan menggunakan Metode Crahing, dengan cara penambahan jam kerja lembur, hasil yang didapat yaitu 80 hari Rp. 6.865.161.089.Kata Kunci: Crashing, Durasi, Penjadwalan Proyek, Primavera 6.0.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...