Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 (Studi Kasus : Pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar ) Muhammad Jalaludin; R.R. Endang Mulyani; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.50282

Abstract

Penjadwalan pada pembangunan proyek yaitu pengurutkan setiap item-item pekerjaan dalam rangkaian aktivitas yang akan dilaksanakan berdasarkan waktu dimulai dan berakhirnya kegiatan proyek. Proyek pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar sudah selesai, namun peneliti menganalisa mengenai pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Polda dengan menggunakan Bantuan program Primavera 6.0 dan juga dengan menggunakan metode Crashing. Output dari program Primavera untuk penelitian ini berupa Bar Chart Diagram, Lintasan Kritis, dan Duration Activity. Crashing merupakan Alternatif untuk mengurangi durasi pekerjaan dengan cara penambahan jam kerja (lembur). Data yang digunakan dalam menganalisa proyek untuk penjadwalan proyek menggunakan Primavera 6.0 yaitu Rab, Rencana harga satuan bahan, dan Time Schedule atau Kurva S. Hasil dari analisis penjadwalan proyek menggunakan program Primavera 6.0 dan dengan metode Crashing pada pembangunan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Durasi asli Proyek yaitu 105 hari kalender dengan biaya sebesar Rp 7.808.635.318. setelah di analisis dengan data asli kemudian input menggunakan program Primavera 6.0 diperoleh hasil dengan durasi 88 hari dan biaya sebesar Rp. 5.646.703.897. Sedangkan dengan menggunakan Metode Crahing, dengan cara penambahan jam kerja lembur, hasil yang didapat yaitu 80 hari Rp. 6.865.161.089.Kata Kunci: Crashing, Durasi, Penjadwalan Proyek, Primavera 6.0.
PERAN AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS ORGANISASI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Asri Ningsih Pertiwi; Semiwati Semiwati; All Ya Rusda Permatasari; Niken Widatiningsih; Nurung Nurung; Muhammad Jalaludin
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7798

Abstract

Transparency and accountability are fundamental principles in organizational governance that have received increasing attention due to rising stakeholder demands and the growing complexity of the organizational environment. Accounting plays a strategic role as an instrument for providing reliable financial information to support both principles, in both the public and private sectors. This study aims to comprehensively examine the role of accounting in enhancing organizational transparency and accountability through the Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method follows the PRISMA 2020 guidelines by analyzing reputable scholarly articles published between 2015 and 2025. The selection process involved stages of identification, screening, eligibility, and inclusion, resulting in 18 articles that met the research criteria. The synthesis of the literature indicates that the implementation of accounting standards, such as IFRS and accrual-based Government Accounting Standards, consistently contributes positively to improving the quality of financial reporting, information disclosure, and organizational accountability mechanisms. In addition, the digitization of accounting and financial reporting systems strengthens oversight and increases information accessibility for stakeholders. However, the effectiveness of accounting's role still faces various challenges, particularly related to human resource competence, organizational culture, and technological infrastructure readiness. This study provides a theoretical contribution to the development of accounting-based governance research, as well as practical implications for organizations, regulators, and policymakers in strengthening transparency and accountability.