JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022

ANALISIS KEBUTUHAN JALUR PEDESTRIAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN PEJALAN KAKI DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR (STUDI KASUS : JL. TANJUNG RAYA I – JL. TANJUNG RAYA II – JL. PANGLIMA AIM)

Ahmad Ravi Anjasmoro (Unknown)
Slamet Widodo (Unknown)
Siti Nurlaily Kadarini (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2022

Abstract

Jalur pedestrian merupakan prasarana yang sangat penting bagi pejalan kaki, maka harus di desain sedemikian   rupa sehingga memungkinkan bagi pejalan kaki merasa nyamanan saat melalui jalur tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat kebutuhan jalur pedestrian Di Kecamatan Pontianak Timur tepatnya di ruas Jalan Tanjung Raya I, Jalan Tanjung Raya II, dan Jalan Panglima Aim. Metode yang digunakan yaitu metode survei dan metode angket (kuesioner). Metode survei pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengamatan dan pengambilan data secara langsung menggunakan bantuan perangkat CCTV (Closed Circuit Television) pada titik-titik lokasi penelitian yang telah ditentukan untuk mengetahui aktivitas dari pejalan kaki, jumlah pejalan kaki, dan waktu tempuh dari pejalan kaki tersebut. Metode analisis data yang digunakan yakni metode HCM 1985 untuk mengetahui karakteristik pejalan kaki yang ada. Sedangkan analisis data survei menggunakan metode Skala Likert untuk mengetahui tingkat kenyamanan dan keamanan pejalan kaki berdasarkan presepsi responden. Hasil perhitungan perencanaan dimensi lebar jalur pedestrian didapatkan lebar jalur pedestrian pada Jalan Tanjung Raya I dan Panglima Aim dengan lebar 2 meter, sedangkan pada Jalan Tanjung Raya II dengan lebar 2,2 meter. Berdasarkan perhitungan karakteristik pejalan kaki dari ketiga ruas jalan tersebut, dapat direncanakan tingkat pelayanan jalur pedestrian dengan standar A atau LOS A.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...