Desa Ensaid Panjang merupakan desa yang memiliki potensi alam dan budaya. Desa ini memiliki 3 destinasi wisata, yaitu Rumah Betang, Telaga Surat, dan Telaga Rendung. Namun dibalik potensi tersebut, terdapat permasalahan yang dihadapi seperti aksesibilitas jalan untuk menuju desa cukup sulit diakses dan dari sarana serta prasarana yang belum lengkap dan memadai seperti telekomunikasi internet yang belum merata. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan destinasi wisata di Desa Ensaid Panjang menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi literatur dengan variabel yang digunakan yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Hasil penelitian ini adalah peta atraksi, peta aksesibilitas dan amenitas untuk destinasi wisata Desa Ensaid Panjang dan menunjukkan bahwa Desa Ensaid Panjang memiliki potensi yang dapat dikembangkan karena berada di kuadran 1 dengan strategi S-O. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan ada 11 poin rekomendasi pengembangan yang memanfaatkan potensi kekuatan dan peluang yang ada secara maksimal seperti meningkatkan dan mengembangkan destinasi wisata sehingga dapat menarik minat wisatawan.
Copyrights © 2023