Penelitian dilakukan di dalam wilayah Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, dengan tujuan untuk mengetahuidaerah sebaran dan pengayaan timah dan unsur tanah jarang pada endapan plaser. Metode yang dilakukan pada penelitian ini antara lain pemetaan geologi, penyontohan batuan, dan penyontohan endapan plaser. Kandungan mineral pada contoendapan plaser diidentifikasi menggunakan metoda Grain Counting Analysis (GCA). Analisis geokimia conto dilakukan dengan menggunakan metoda X-Ray Fluorescence (XRF) fortableuntuk menentukan kandungan unsur Sn, Ce, La, dan Y. Untuk mendapatkan nilai anomalikandunganunsur dilakukan analisis univariat.Hasil analisis univariat kemudian dihubungkan dengan kondisi geologi daerah penelitian sehingga dapat ditentukan daerah pengayaan timah dan unsur tanah jarang dominan di bagian tengah daerah penelitianberupa endapan alluvial purba.Kandungan unsur Sn memiliki nilai kandungan dengan rentangyang sangat jauh 9,67 ppm –82652 ppm, unsur Ce memiliki nilai kandungan dengan rentang 113,33 ppm –3570 ppm, unsur La memiliki nilai kandungan dengan rentang 72,67 ppm –1404,33 ppm, dan unsur Y memiliki nilai kandungan dengan rentang 6 ppm –784,67 ppm. Kata kunci: Endapan plaser, timah, unsur tanah jarang, sebaran, daerah pengayaan
Copyrights © 2021