Penelitian dilakukan dalam areal seluas 52,8 km2. Satuan batuan yang dijumpai dapat dibagi atas enam satuan batuan, yaitu Satuan Batu pasir, Satuan Batu lempung termasuk tujuh lapisan batubara utama didalam nya (lapisan batubara A1, A2, B, B1, B2, C, D).Satuan Batupasir –Batulanau termasuk empat lapisan batubara gantung didalamnya, Satuan Batupasir –Tuf, Satuan Intrusi Andesit, dan Satuan Endapan Alluvial.SatuanBatulempung dan Satuan Batupasir –Batulanaumemilikikesetaraan dengan Formasi Muaraenimyang merupakan formasi pembawa Batubara di daerah penelitian. Batubara didaerah penelitian diendapkan pada lingkungan Lower delta plain –Transitional lower delta plain –Upper delta plain. Peningkatan kematangan batubara pada beberapa contoh dari lapisan batubara utama disebabkan oleh pengaruh panas intrusi yang terdapat didalam daerah penelitian. Hasil perhitungan sumberdaya batubara didasarkan pada data pemetaan permukaan dan didukung oleh 27 data pengeboran di dalam daerah penelitianmilik PT. Bukit Asam,Tbk., didapat kandungan sumber daya lapisan batubara gantung adalah sebesar 25.570.170 tondan lapisan batubara utama sebesar 1.275.631.640 ton. Peringkat kualitas batubara padalapisan batubara gantung adalah Subbituminous B coal, lapisan batubara A1 adalah Subbituminous A Coal sedangkan peringkat lapisan batubara A2,B,B1, B2, dan C adalah High volatile C Bitumious. Kata Kunci: Pemetaan geologi, Formasi Muaraenim, batubara, penyebaran, sumberdaya, kualitas
Copyrights © 2021