Besarnya kebutuhan air tanaman ditentukan oleh nilai curah hujan efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis curah hujan efektif menggunakan Program Cropwat 8.0 di daerah tangkapan air Parit Keladi 1 yang terletak di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penginputan nilai curah hujan pada program tersebut digunakan nilai curah hujan dengan kemungkinan terpenuhi 80% (R80). Penelitian ini menggunakan data sekunder curah hujan pada stasiun PTK-12 Tahun 2009 hingga 2020. Berdasarkan hasil analisis jumlah curah hujan efektif selama 12 tahun sebesar 607,6 mm, curah hujan hujan efektif maksimum terjadi pada bulan Oktober sebesar 117,7 mm yang dipengaruhi oleh curah hujan tinggi, dan curah hujan efektif minimum terjadi pada bulan Februari sebesar 6,3 mm yang dipengaruhi oleh curah hujan rendah.Kata Kunci: Cropwat 8.0, Curah hujan efektif, Parit Keladi 1
Copyrights © 2022