Perdagangan internasional di sektor makanan dan minuman antara Indonesia dan Thailand telah mengalami pertumbuhan yang signifikan belakangan ini. Dalam konteks ini, pemahaman mengenai peluang, ancaman, dan potensi produk, beserta nilai jualnya, menjadi krusial untuk memperkuat posisi kedua negara di pasar global. Peluang produk mencakup keberagaman sumber daya alam dan budaya kedua negara, memungkinkan pengembangan produk makanan dan minuman yang unik dan berkualitas tinggi. Ancaman produk muncul dari persaingan global yang semakin ketat dan perubahan regulasi terkait standar kualitas dan keamanan pangan. Namun, dengan inovasi produk dan diferensiasi yang tepat, kedua negara dapat mengatasi tantangan ini dan memperluas pangsa pasar. Produk yang menjanjikan meliputi makanan tradisional, rempah-rempah, minuman herbal, serta produk organik dan fungsional yang diminati oleh konsumen global yang memperhatikan kesehatan. Selain kualitas dan keaslian, nilai jual produk juga terletak pada narasi di baliknya, seperti keberlanjutan, praktik pertanian lokal, dan nilai-nilai budaya. Untuk meningkatkan akses pasar dan daya saing, kedua negara perlu mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk, memperkuat rantai pasokan, dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi perdagangan internasional. Dengan demikian, kerjasama di sektor makanan dan minuman antara Indonesia dan Thailand memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi keduanya.
Copyrights © 2024