Saat ini akuntan dituntut untuk mampu menguasai teknologi. Hal ini merupakan tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan untuk mampu membentuk lulusan akuntansi yang ramah teknologi. Untuk memenuhi tantangan tersebut maka penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan diberikan pada mata kuliah khusus yang mensyaratkan mahasiswa mempelajari mata kuliah akuntansi dasar sebelumnya. Selain penguasaan konsep akuntansi, mahasiswa juga perlu menguasai teknologi. Sayangnya beberapa kasus menunjukkan adanya kecemasan yang dirasakan mahasiswa saat menggunakan aplikasi komputer akuntansi salah satunya Zahir Accounting. Penelitian ini mempelajari persepsi penerimaan mahasiswa terhadap Zahir Accounting dalam perkuliahan dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Selain itu, pada penelitian ini akan diuji kemampuan internal locus of control sebagai pemoderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuisioner. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah yang telah memenuhi mata kuliah praktikum akuntansi keuangan II. Berdasarkan hasil pengujian data diperoleh hasil baik persepsi kegunaan maupun kemudahan penggunaan tidak berpengaruh terhadap tingkat penerimaan mahasiswa terhadap Zahir accounting. Hubungan antara persepsi kegunaan dan tingkat penerimaan mahasiswa terhadap Zahir accounting dimoderasi oleh internal locus of control. Sementara itu internal locus of control tidak dapat memoderasi hubungan antara faktor kemudahan penggunaan dengan tingkat penerimaan mahasiswa terhadap Zahir accounting.
Copyrights © 2024