Covid-19 meski telah berlalu dan menuju kembali ke keadaan normal, tidak bisa dipungkiri banyak meninggalkan permasalahan dalam berbagai hal terutama dalam hal ketahanan pangan. Ditambah dengan dampak di bidang ekonomi pandemi covid-19 tersebut memberikan dampak yang lebih parah terhadap permasalahan ketahanan pangan. Permasalahan ketahanan pangan tersebut bisa diamati pada kasus warga di Dusun Citengah Desa Sukamulya yang memenuhi kebutuhan pangan dengan memanfaatkan lahan disekitar rumahnya. Bentuk pemanfaatan lahan dilakukan dengan mengolah kolam ikan sehingga dapat memberikan kontribusi dalam menjaga ketahanan pangan. Pengelolaan perikanan yang dilakukan masih secara konvensional sehingga hasilnya kurang memuaskan karena pemberian pakan yang masih manual dan tidak adanya monitoring kualitas air. Dengan masuknya era teknologi 4.0 saat ini implementasi IoT dalam banyak sektor menjadi suatu yang diharuskan, salah satunya dalam sektor perikanan. Penerapan teknologi IoT diharapkan mampu memecahkan persoalan dalam pengolahan perikanan tersebut. Implementasi IoT tersebut yaitu dengan memanfaatkan alat pemberi pakan ikan secara otomatis, sehingga hasil dari pengolahan tersebut menjadi meningkat karena adanya pemberian pakan yang terjadwal. Pemilik kolam ikan cukup memberikan instruksi melalui gadget sehingga proses pemberian pakan menjadi lebih praktis dan efisien. Selain itu pemilik kolam juga dapat memantau kondisi lingkungan kolam seperti pH air dan suhu air sehingga menjadi alat monitring juga bagi para pemilik kolam tersebut. Dengan adanya stimulus dalam penggunaan teknologi tersebut, diharapkan masyarakat menjadi lebih terbuka dalam penerapan teknologi terkini bahkan tidak menutup kemungkinan untuk dapat mengembangkan teknologi tersebut
Copyrights © 2023