Pengembangan kognitif anak diarahkan pada beberapa pengembangan salah satunya sains. Saat observasi ke lapangan peneliti menemukan permasalahan rendahnya keterampilan proses sains anak, ini dikarenakan keterbatasan media untuk menstimulasi keterampilan proses sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran cooking class berbasis daun kelor untuk meningkatkan keterampilan proses sains anak usia dini. Metodologi penelitian ini hasil modifikasi model pengembangan dari Borg and Gall, Gall dengan 9 tahapan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan angket respon guru. Berdasarkan hasil penelitian berupa uji validasi media mendapatkan nilai persentase sembilan puluh enam persen dengan kriteria kelayakan sangat valid. Hasil angket respon guru menunjukkan persentase tujuh puluh satu persen dengan kriteria praktis. Hasil analisis data menunjukkan pengembangan video pembelajaran cooking class berbasis daun kelor efektif untuk meningkatkan meningkatkan keterampilan proses sains anak secara signifikan.
Copyrights © 2023