Desa Rimbo Panjang merupakan daerah penghasil nanas terbanyak di Provinsi Riau. Namun masyarakat hanya memanfaatkan buahnya, sedangkan daunnya tidak dimanfaaatkan dan dibiarkan begitu saja. Sehingga terjadi penumpukan limbah daun nanas. Maka dari itu tim pengabdian turun untuk membantu masyarakat mitra dalam pemanfaatan limbah daun nanas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi limbah daun nanas yang akan dijadikan suatu produk yang berbahan dasar serat daun nanas. Sehingga menjadi peluang usaha yang menghasilkan pemasukan ekonomi masyarakat Desa Rimbo Panjang. Kegiatan ini untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas bagi masyarakat Desa Rimbo Panjang dalam mengolah limbah daun nanas menjadi produk yang bernilai ekonomis. Tahapan metode kegiatan ini adalah, 1).Tahap Sosialisasi dilakukan dalam bentuk penyuluhan antara mitra dengan tim. 2). Tahap Pelatihan yaitu dengan melakukan dan mempraktekkan tahapan pengolahan limbah daun nanas. 3). Tahap Monitoring memberikan solusi atas kendala yang dihadapi mitra selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan seluruh peserta mengenai pemanfaatan dan pengolahan limbah daun nanas. Kedepannya diupayakan lagi pengembagan hasil produk dari limbah daun nanas yang nantinya dapat menambah hasil pendapatan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Rimbo Panjang.
Copyrights © 2023