Desa bogak kecamatan talawi kabupaten batu bara merupakan daerah wilayah pesisir pantai yang banyak ditanami hutan mangrove dan memilki substrat berpasir dan berlumbur sehingga desa ini banyak dijumpai kerang darah,masyarakat nelayan desa bogak sebagian besar pekerjaan masyarakatnya sebagai penangkap kerang darah, Sehingga Kerang darah merupakan komoditi yang sangat diunggulkan masyarakat, permintaan kerang darah terus meningkat akan tetapi nelayan tidak dapat memenuhi permintaan pasar karena hanya mengandalkan dari penangkapan, Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya produksi hasil tangkapan kerang darah diperairan pantai timur sehingga tidak dapat terpenuhinya permintaan pasar. tujuan kegiatan ini untuk membuat perakitan wadah pemeliharaan budidaya kerang darah agar nantinya kerang darah dapat dibudidayakan kelompok nelayan kerang darah sehingga dapat dipelihara secara terkontrol dengan tujuan permintaan pasar akan kerang darah dapat terpenuhi secara maksimal dan kerang darah dapat dipanen dengan ukuran yang semestinya layak untuk dipasarkan. Metode yang adalah ceramah dan Tanya jawab, pre-test dan post tes dan perakitan wadah pemeliharaan budidaya kerang darah. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan PKM ini kelompok nelayan kerang darah cepat mengerti dan paham dalam pembuatan perakitan wadah pemeliharaan kerang darah, nelayan sangat bersemangat karena mereka paham bahwa tujuan dari perakitan wadah pemeliharaan kerang darah ini adalah untuk meningkatkan produksi kerang darah. Wadah pemeliharaan dibuat mulai pukul 10.00 sampai dengan 16.00 WIB, sehingga 1 set wadah pemeliharaan kerang darah terbentuk dengan ukuran 10x10x10x10 meter, yang dilengkapi dengan Badan jaring, tali ris atas, tali ris bawah, pelampung, pemberat, bambu penyangga dan bambu penanda (Bendera).
Copyrights © 2024