Perkembangan wisata pedesaan sedang digalakkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi ekonomi, budaya, dan lingkungan termasuk di Desa Jalancagak. Konsep neo vernacular sunda mendasari perancangan Tejaherang dan Cileuleuy. Neo vernacular merupakan sebuah konsep yang memadukan unsur arsitektur tradisional dengan unsur modern pada bangunan. Tejaherang dan Cileuleuy dipilih sebagai daya tarik wisata air yang berpotensi untuk dikembangkan agar dapat menarik minat wisatawan. Beberapa tahapan yang dilakukan yaitu persiapan, observasi lapangan, perencanaan dan perancangan desain, lokakarya desain, serta tahap berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini berupa perancangan desain daya tarik wisata tejaherang dan cileuleuy, masterplan maket studi wisata tejaherang, petunjuk arah wisata tejaherang, jurnal ilmiah, buku literasi desa wisata serta booklet wisata air Desa Jalancagak. Pada tahap lokakarya desain rancangan daya tarik wisata air mendapat respon positif dari masyarakat karena desain telah disampaikan berupa usulan program berkelanjutan kepada Kemenparekraf.
Copyrights © 2024