Peristiwa bencana alam senantiasa mendapat perhatian media massa dan mendapat porsi besar dalam pemberitaan. Sifatnya yang berdampak menjadikan peristiwa bencana mempunyai nilai berita sehingga layak untuk dikabarkan kepada publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara Surat Kabar Radar Cianjur dan Harian Umum Cianjur Ekspres dalam menyusun berita terkait peristiwa bencana alam. Penelitian memakai metode kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Objek penelitian adalah berita mengenai peristiwa bencana alam yang dimuat dua objek penelitian tersebut. Hasilnya, ada kesamaan identik pada pemilihan judul dan kesamaan lainnya ada pada unsur tematik kendati Radar Cianjur lebih menekankan pada imbauan terkait potensi bencana di tengah cuaca ekstrem sedangkan Cianjur Ekspres memfokuskan pada proses penanganan bencana. Selain itu, struktur skrip juga sudah memenuhi keseluruhan unsur berita, kendati ada perbedaan pada penempatan setiap unsurnya di dalam teks berita, serta pemilihan narasumber yang berbeda. Radar Cianjur memilih foto berupa kejadian bencana dengan tambahan latars, sementara Cianjur Ekspres memakai ilustrasi grafis.
Copyrights © 2024