Media massa online saat ini menjadi wahana informasi dan pembentukan opini publik paling utama melalui pembingkaian informasi dalam berita. Selain perannya itu, di lingkup daerah, keberadaan media berbasis digital ini juga bisa dijadikan mitra bagi pemerintah setempat dalam menginformasikan berbagai kegiatan, kebijakan atau isu yang dipandang penting untuk diinformasikan dan disebarluaskan secara segera dan serentak kepada khalayak seluas-luasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara media online Antaranews.com dan Detik.com dalam menyusun berita terkait kegiatan peresmian monumen Titik Nol Cianjur Selatan. Penelitian memakai paradigma kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Objek penelitian adalah berita di media online Antaranews.com dan Detik.com. Hasilnya, ada kesamaan pada unsur sintaksis, skrip, dan retoris yang meliputi elemen berita, narasumber, pernyataan, latar informasi, dan grafis atau foto dalam berita yang dipilih dan disajikan. Sementara terkait tema ada perbedaan dalam aspek sudut pandang berita yang disajikan, Antaranews.com memilih “pesta rakyat” untuk mengesankan kemeriahan dan ingar bingar yang diikuti semua elemen masyarakat, sementara Detik.com menonjolkan “keseriusan” untuk menunjukkan sikap dari pemangku kebijakan berkaitan dengan rencana pemekaran Cianjur Selatan sebagai calon daerah otonomi baru di kemudian hari.