Subordinasi gender adalah suatu anggapan atau pemikiran bahwa suatu peran yang dilakukan oleh satu jenis kelamin dianggap lebih rendah dari yang lain. Perempuan seringkali dipandang sebagai manusia nomor dua dibanding laki laki di banyak kebudayaan maupun di lingkungan sosial. Hingga saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa perempuan adalah manusia yang hanya berkutat di dapur, sumur, dan kasur serta anggapan bahwa perempuan kurang pantas untuk menjadi seorang pemimpin. “Tilik the Series” adalah salah satu web series yang didalamnya terdapat isu ketidaksetaraan gender yaitu subordinasi pada perempuan, tokoh utama dalam series tersebut sering direndahkan dan dianggap tidak mampu oleh lawannya saat kampanye pemilihan kepala desa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya subordinasi pada perempuan dalam Tilik the Series melalui analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif karena hasil penelitian ini berupa penjabaran makna dari adegan dan dialog beberapa scene yang memuat isu subordinasi pada perempuan dalam Tilik the Series. Hasil dari penelitian ini mendapatkan adanya empat bentuk subordinasi perempuan yang ada dalam delapan scene pada Tilik the Series sebagai berikut: 1) Perempuan Harus Tunduk Kepada Laki-Laki, 2) Identitas Laki-Laki Melekat Pada Perempuan, 3) Perempuan Dianggap Lemah, 4) Janda Menjadi Aib.
Copyrights © 2024