Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran creative problem solving berbantuan modul pembelajaran efektif mengatasi masalah kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII di MTs NU 20 Kangkung pada kondisi awal pembelajaran. Adapun hasil penelitian ini adalah rata-rata kemampuan pemecahan masalah mencapai Batas Tuntas Aktual (BTA). Selanjutnya proporsi ketuntasan kemampuan pemecahan masalah siswa mencapai BTA 70 secara klasikal yaitu lebih dari 75%. Sedangkan hasil rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran creative problem solving lebih baik dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model discovery learning, sehingga proporsi ketuntasan kemampuan pemecahan masalah siswa lebih dari proporsi kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model discovery learning. Terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diberi pembelajaran menggunakan model pembelajaran creative problem solving berbantuan modul pembelajaran. Model pembelajaran creative problem solving berbantuan modul pembelajaran dapat menjadi alternatif guru untuk mengoptimalkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Copyrights © 2023