Latar belakang: Stunting telah menjadi salah satu dari sekian banyaknya masalah gizi di Indonesia yang perlu dibenahi mengingat Indonesia telah mencapai angka penderita stunting kelima tertinggi di dunia. Masalah stunting sendiri bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah kurangnya edukasi mengenai asupan gizi seimbang dimasyarakat yang notabenenya adalah pondasi utama pencegahan stunting. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan terhadap sasaran setelah dilakukan konseling gizi mengenai stunting Metode: Penelitian ini menggunakan google scholar sebagai mesin pencarian artikel dengan menggunakan kata kunci “Stunting” “Konseling” “Ibu Balita” dan “Kader Posyandu.”Dari hasil pencarian didapatkan sejumlah 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi; Ibu yang memiliki balita, dan kader posyandu, hasil yang diukur adalah efektivitas dan pengaruh yang dihasilkan dari diadakannya konseling gizi., dan relevan dengan topik yang akan dibahas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Hasil: 10 Artikel yang direview menggunakan metode quasi experiment dengan pre-post test design menunjukkan bahwa konsultasi gizi mampu meningkatkan pengetahuan ibu dengan balita stunting dan kader posyandu mengenai asupan gizi seimbang. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai asupan gizi seimbang melalui konsultasi gizi pada ibu balita stunting dan kader posyandu
Copyrights © 2024