Latar belakang: Kejadian re-admission pasien DM cenderung meningkat karena kurangnya edukasi dari tenaga kesehatan. Salah satu edukasi yang dapat diberikan pada pasien DM dapat dilakukan pada discharge planning. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam mengenai penerapan discharge planning terhadap self management dan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 Metode: Metode penulisan Literatur reviewe artikel ini menggunakan metode pendekatan narative review. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapatkan dari beberapa database seperti Google Schoolar, Pubmed, Science Direct, Proquest dan Research Gate. Pencarian literatur dalam penyususnan artikel menggunakan kurun waktu tahun penerbitan mulai dari tahun 2018 hingga 2023. Hasil: Hasil yang didapat dari keseluruhan artikel yang sudah ditelaah menunjukkan bahwa discharge planning memiliki pengaruh terhadap kehidupan pasien diabetes melitus setelah pulang dari rumah sakit, baik dari segi self management, self care, kontrol kadar glokosa darah. Self management dan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tidak hanya dipengaruhi oleh discharge planning, namun dapat dipengaruhi oleh faktor lain salah satunya pemberian diabetes self management education (DSME). Kesimpulan: Discharge planning berpengaruh positif terhadap kesehatan pasien penderita diabetes melitus setelah pulang dari rumah sakit. Hal ini dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya komplikasi yang dapat dialami oleh penderita diabetes melitus.
Copyrights © 2024