Pemisahan kelas anak laki-laki dan perempuan merupakan fenomena yang tidak umum di PAUD., sehingga kondisi ini menjadi sesuatu yang beda dan menarik untuk diteliti. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dengan menggunakan dengan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Informan dari penelitian ini adalah orang tua anak, guru kelas, orangtua alumni serta guru SD alumni. Cara pengambilan menggunakan teknik snowball sampling. Dari Teknik sampling terpilih 4 orang tua alumni, 4 orang tua anak, 2 orang guru SD, 2 orang guryu PAUD dan satu orang kepala sekolah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis data memakai analisis model interaktif terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang diperoleh dari penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwagambaran jati diri individu dan social anak berkembang dengan sehat. Dampak positifnya anak terbuka dalam mengungkapkan perasaan dan dapat memperlakukan teman sesuai gendernya. Dampak negative tidak terlalu terlihat hanya anak sedikit bergaul bebas dengan lawan jenisnya di SD.
Copyrights © 2023