Abstrak – Bencana berpotensi memiliki konsekuensi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan secara drastik bisa merubah kondisi perekonomian yang telah lama dibangun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan Teknik Analisa Transformasi Struktur Ekonomi yang terdiri dari Analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share Klasik untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana gambaran dan pergeresan sektor potensial perekonomian sebelum, saat dan sesudah bencana gempa bumi tahun 2018 di Kabupaten Lombok Utara. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pengadaan Listrik dan Gas, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Real Estat, Jasa Perusahaan, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib dan sektor Jasa Pendidikan mampu menjadi sektor potensial yang menjadi penopang perekonomian di Kabupaen Lombok Utara baik pada sebelum, saat dan sesudah kejadian bencana gempa Lombok Tahun 2018 adalah karena mempunyai nilai LQ > 1 meski kondisi kelompok sector tersebut mengalami dinamika pergeseran baik sebelum, saat dan setelah kejadian bencana gempa bumi Lombok Tahun 2018.Kata kunci: Sektor Potensial, kinerja perekonomian, Bencana Gempa
Copyrights © 2023