Karang taruna merupakan suatu wadah pengembangan generasi muda yang ada disetiap desa di Indonesia, karang taruna didirikan dengan tujuan yang memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang jelas tentang: 1) Bagaimana bentuk komunikasi interpersonal yang dilakukan Karang Taruna Damarsari; 2) Bagaimana pelaksanaan komunikasi interpersonal Karang Taruna Damarsari; 3) Bagaimana kendala komunikasi interpersonal Karang Taruna Damarsari terhadap kenakalan remaja di Desa Semata Kecamatan Tangaran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan komunikasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi, member check dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertama, bentuk komunikasi interpersonal yang dilakukan dalam mencegah kenakalan remaja yaitu dengan rapat sesama anggota karang taruna, dan bertukar pendapat tentang mencegah kenakalan remaja, dan masyarakat juga harus berperan aktif terlibat secara langsung dalam masalah tersebut. Dengan sifat saling terbuka dengan remaja dapat mempengaruhi remaja ke arah yang positif. Kedua, pelaksanaan komunikasi interpersonal dengan mengadakan kegiatan setiap minggu, tatap muka secara langsung sesama anggota karang taruna saling bekerja sama untuk mengajak remaja ke arah yang positif. Ketiga, komunikasi interpersonal pastinya memiliki kendala seperti kurangnya kesadaran diri masing-masing, pemikiran remaja yang masih labil yang membuat remaja mudah terpengaruh ke arah yang kurang baik, perhatian yang kurang ditumpukan kepada remaja. Jarak antara remaja dan anggota yang jauh menyebabkan kurang komunikasi yang baik dan kurang akrab antara remaja dan anggota karang taruna.
Copyrights © 2024