Media Teknik Sipil
Vol. 20 No. 2 (2022): Agustus 2022

Perencanaan Pipa Transmisi Air Baku: Intake Linuh - IPA Bungur PDAM Kabupaten Tapin

Moh Abduh (Program Profesi Insinyur-Fakultas Teknik-Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Awan Risdiyanto (Program Profesi Insinyur-Fakultas Teknik-Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2022

Abstract

Intake Bungur mengambil air dari Sungai Tapin untuk memenuhi pasokan air baku Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bungur PDAM Kabupaten Tapin. Kondisi kualitas dan fluktuasi muka air sungai pada Intake Bungur menyebabkan pasokan air baku seringkali terganggu pada saat musim kemarau tiba. Dengan adanya pembangunan Bendungan Tapin maka IPA Bungur direncanakan sebagai pusat pengolahan air baku untuk selanjutnya dapat memasok kebutuhan air bersih di sebagian besar wilayah Kabupaten Tapin. Dengan demikian terjadi peningkatan kebutuhan air baku baik karena terjadi penambahan areal layanan maupun proyeksi pertumbuhan penduduk. Kapasitas terpasang IPA Bungur Tahun 2019 adalah sebesar 210 l/dt dengan kapasitas operasi sebesar 170 l/dt dimana terdapat kapasitas sisa sebesar 30 l/dt. Berdasarkan perluasan areal layanan dan proyeksi pertumbuhan penduduk maka diperkirakan dalam 40 tahun ke depan kebutuhan air baku yang harus di sediakan oleh IPA Bungur adalah sebesar 500 l/dt. Untuk memperbaiki pelayanan maka direncanakan sistem transmisi air baku dengan memindahkan intake ke arah hulu Sungai Tapin yaitu di Bendung Linuh sedangkan jaringan pipa transmisi direncanakan pembangunannya secara bertahap dengan metode dua jalur transmisi. Kapasitas masing-masing jalur transmisi direncanakan berdasarkan kebutuhan air baku dari penambahan areal layanan maupun proyeksi pertumbuhan penduduk.

Copyrights © 2022