Transportasi umum di Kota Malang masih menghadapi tantangan rendahnya jumlah pengguna meskipun pandemi Covid-19 telah berakhir. Penelitian ini berfokus pada analisis karakteristik pengemudi dan pengguna angkutan umum di rute AL, serta menilai kemampuan membayar (ATP) dan kesediaan membayar (WTP) pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pengemudi angkutan umum di rute AL adalah laki-laki, dengan mayoritas berusia 51-65 tahun. Penghasilan harian mereka berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000, dan sebagian besar memiliki pengalaman mengemudi lebih dari 20 tahun. Kendaraan yang digunakan sebagian besar berusia lebih dari 20 tahun. Dari sisi pengguna, mayoritas adalah perempuan berusia 31-50 tahun, dengan penghasilan bulanan antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000. Frekuensi penggunaan angkutan umum ini sebagian besar berkisar antara 2-4 kali per minggu. Penelitian juga menemukan bahwa ATP pengguna rute AL adalah Rp4.334,43, sedangkan WTP hanya Rp4.043,01, yang berada di bawah tarif saat ini. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas layanan untuk menarik lebih banyak pengguna, sehingga angkutan umum dapat menjadi pilihan yang lebih menarik di Kota Malang.
Copyrights © 2024