Limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) mengandung senyawa lemak, protein dan karbohidrat dan karbon. Minyak dan lemak merupakan komponen pencemar utama yang terdapat pada limbah cair pabrik kelapa sawit sedangkan karborn dapat didegradasi oleh bakteri anaerob menjadi biogas. Komponen terbesar yang terkandung dalam biogas adalah methana 55–70% dan karbon dioksida 30–45% serta sejumlah kecil, nitrogen dan hidrogen sulfida yang mana dapat dipisahkan dengan menggunakan bioreaktor dengan spesifikasi tertentu dengan memanfaatkan bakteri anaerob. Permasalahan Spesifikasi dan desain dari bioreactor merupakan concern agar didapatkan rumusan produksi biogas yang optimal. Penelitian ini merancang bioreaktor Fed-Batch untuk mengolah POME dengan tujuan untuk mendapatkan spesifikasi desain bioreactor berpengaduk, rumusan produksi hasil biogas. Untuk mendapatkan biogas, Limbah POME dan kotoran sapi dipompakan kedalam bioreaktor dan diendapkan selama 24 jam hingga lumpur dan limbah terpisah. Hal ini dilakukan selama 28 hari dengan penambahan substrat selama 14 hari. Pengambilan sampel dilakukan selama 14 hari. Desain Biorekator yang dibuat mempunyai 3 tangki dengan bentuk Limas terpancung pada tangki 1 dan balok pada tangka 2 & 3 berkapasitas masing masing 85 Liter. Hasil analisis menunjukkan bahwa bioreaktor dengan volume maksimal 85 dm3 dapat mendegradasi limbah dengan COD influen 3000 mg/l dan menghasilkan COD efluen 1567 mg/l. Rata-rata produksi biogas adalah 0,000947 L CH4/g COD.
Copyrights © 2024