Setelah pandemi Covid-19, kualitas lulusan S1 di Indonesia, terutama di Universitas Mercu Buana Yogyakarta mengalami penurunan. Permasalahan ini berdampak pada rendahnya kepuasan pengguna alumni. Berdasarkan kriteria Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tujuh aspek penting yang perlu ditingkatkan untuk mengatasi masalah tersebut meliputi etika, keahlian berdasarkan ilmu, kemampuan berbahasa asing, penggunaan teknologi informasi, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan pengembangan diri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut melalui tiga pelatihan utama: kepemimpinan dan manajemen diri, public speaking, dan penyikapan penggunaan kecerdasan buatan. Metode yang digunakan adalah kombinasi ceramah, praktik langsung, dan evaluasi yang dilakukan pada 7-8 Juni 2024 di Rumah Revolusi Mental WCS, Karanganyar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola sumber daya organisasi, komunikasi efektif, serta penggunaan teknologi AI dalam berbagai disiplin ilmu. Partisipasi aktif dan kemampuan peserta dalam memecahkan studi kasus menunjukkan keberhasilan pelatihan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas lulusan dan kepuasan pengguna alumni, memberikan dampak positif pada dunia kerja dan masyarakat.
Copyrights © 2024