Sekolah sebagai tempat formal untuk belajar mempunyai kewajiban untuk membentuk sikap kewarganegaraan pada murid ditengah pesatnya perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara memaksimalkan pengelolaan sekolah sebagai lingkungan pembelajaran untuk membentuk sikap kewarganegaraan di SMA Mega Islamic Boarding School, serta mencari faktor penghubung dan hal yang menghambat berlangsungnya ekstrakulikuler untuk membangun kedisiplinan sehingga peserta didik memiliki rasa tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni melakukan pengamatan, pencatatan, serta tanya jawab kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, murid, dan wali murid. Hasil pengamatan menunjukkan adanya peningkatan pengelolaan sekolah sehingga mampu membentuk sikap kewarganegaraan melalui kegiatan pada lingkup kelas maupun luar kelas, sebagaimana mengintegrasikan sila-sila Pancasila untuk pembelajaran, membiasakan prinsip-prinsip cinta tanah air serta religiusitas lewat acara ibadah pagi, upacara bendera, dan ekstrakurikuler. Peningkatan pengelolaan sekolah bagi tempat pembelajaran untuk membentuk sikap kewarganegaraan di SMA Mega Islamic Boarding School masih belum optimal.
Copyrights © 2023