Budaya populer Korea yang disebut "Korean Wave" atau sederhananya "K-Wave" telah menjangkau seluruh dunia, khususnya Indonesia. Media cetak regional dan nasional menyebarkan Korean wave baik online maupun offline. Pembaca disuguhi artikel tentang musik Korea, film, fashion, selebriti, budaya, perjalanan atau masakan (Ese Dani, 2012). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Studi literatur dilakukan untuk memperkuat permasalahan yang dikaji dan menjadi dasar dalam memberikan pemahaman mengenai memperkokoh identitas nasional pada kalangan remaja di era digital. Fenomena K-Wave di Indonesia merupakan salah contoh nyata dari globalisasi, khususnya globalisasi budaya. Peristiwa Korean Wave ini bagus untuk dipelajari dan dicermati oleh kaum muda Indonesia namun akan memiliki dampak negatif apabila dibiarkan dan tidak disaring oleh generasi muda Indonesia sehingga dapat mengancam ketahanan nasional. Apabila kebudayaan Indonesia berkurang atau luntur maka rasa nasionalisme dan kebanggan yang dimiliki kaum muda akan nasionalisme akan luntur termakan oleh budaya asing. Dalam studi kasus yang dilakukan, penulis menemukan adanya sisi negatif dan sisi positif dari masuknya kebudayaan korea ke dalam masyarakat Indonesia.
Copyrights © 2024