Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 3 No. 12: Agustus 2024

HUBUNGAN GAYA KELEKATAN DENGAN CODEPENDENCY PADA INDIVIDU DEWASA AWAL YANG MENJALIN RELASI BERPACARAN

Diamona Indriastuti Ardian (Unknown)
Krismi Diah Ambarwati (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gaya kelekatan dengan codependency pada individu di masa dewasa awal yang menjalin relasi berpacaran. Studi korelasional ini memakai pendekatan kuantitatif. Partisipan berjumlah 239 orang (18-25 tahun) dan tengah menjalin relasi berpacaran. Partisipan perempuan sebanyak 163 orang dan laki-laki 76 orang. Gaya kelekatan diukur menggunakan Attachment Scale Questionnaire. Codependency diukur menggunakan Composite Codependency Scale. Uji spearman’s rho diterapkan pada analisis gaya kelekatan secure, dismissive avoidant, dan fearful avoidant terhadap codependency. Sementara gaya kelekatan preoccupied dengan codependency menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian ini antara lain: 1) Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara gaya kelekatan secure dengan codependency, dengan r = -0,457 dan nilai sig.(1-tailed) 0,349. 2) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya kelekatan preoccupied dengan codependency, dengan r = 0,342 dan sig.(1-tailed) 0,003. 3) Tidak terdapat hubungan antara gaya kelekatan dismissive avoidant dengan codependency, dengan r = -0,200 dan sig.(1-tailed) 0,158. 4) Tidak terdapat hubungan antara gaya kelekatan fearful avoidant dengan codependency, dengan r = -0,059 dan sig.(1-tailed) 0,349. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi skor gaya kelekatan secure, semakin rendah tingkat codependency. Semakin tinggi skor gaya kelekatan preoccupied, semakin tinggi pula tingkat codependency. Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kelekatan dismissive avoidant maupun fearful avoidant dengan tingkat codependency.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...