Jurnal Invensi (Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni)
Vol 8, No 2 (2023): Desember 2023

Koordinasi Interpersonal Pemain Musik dalam Pertunjukan Musik Kamar (Studi Kasus Kelompok Kuartet Gesek Semi-Profesional di Yogyakarta)

Azinuddin Milzam Dwitiya (Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jl. Suryodiningratan No.8, Mantrijeron, Yogyakarta-55143)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana cara kelompok kuartet gesek melakukan koordinasi antar pemain selama proses latihan dan pertunjukan. Kuartet gesek dianggap seperti sebuah organisasi karena di dalamnya terdapat interaksi sosial yang kompleks. Bermain dalam kuartet gesek memerlukan konsentrasi yang intens untuk saling mendengarkan sambil berkomunikasi agar menciptakan musik yang harmonis. Namun, musisi sering kali terlalu memusatkan perhatian pada notasi musik sehingga mengabaikan rekan bermainnya dan menghilangkan sifat ansambel itu sendiri sebagai percakapan musikal. Karenanya, pemain harus menyiapkan strategi untuk saling berkoordinasi tanpa instruksi seorang konduktor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur pada kelompok kuartet gesek semi-profesional di Yogyakarta. Temuan menunjukkan bahwa sosok pemimpin tidak memiliki pengaruh yang signifikan dalam kelompok kuartet gesek selama proses bermusik. Tidak seperti penelitian sebelumnya, yang menyarankan perlunya peran pemimpin dalam kelompok, mereka berkoordinasi menggunakan komunikasi nonverbal seperti gerakan tubuh, gestur, dan kontak mata untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan musikal. Performers’ Interpersonal Coordination in Chamber Music Performance(A Case Study of Semi-Professional String Quartet Group in Yogyakarta) ABSTRACT The study aims to examine how the string quartet group coordinates among chamber music performers during the rehearsal and performance process. String quartet is considered an organisational since it involves complex social interactions. Playing in a string quartet requires intense concentration in relation to one another while interacting to create harmonious music. However, players are frequently preoccupied with musical notation that they disregard their partners, depriving the ensemble of its unique essence as a musical conversations. As a result, performers must devise a strategy to cooperate with each other without the assistance of a conductor. The qualitative research method was employed with data collected through semi-structured interviews with semi-professional string quartet groups in Yogyakarta. The findings reveal that the leader figure has no significant impact on the string quartet group during the performance. Unlike previous studies, which suggests the need for a leader role in the group, they share informations and musical understanding through nonverbal communication such as body movements, gestures, and eye contact.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

invensi

Publisher

Subject

Arts Humanities Education

Description

INVENSI adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni, Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal INVENSI memuat semua tulisan yang berobjek materi seni, baik seni ...