Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali paradigma etika digital netizen dalam konteks Pendidikan Kewarganegaraan melalui pendekatan kajian pustaka. Dengan memanfaatkan analisis terhadap literatur dan teori-teori terkait dari para ahli, penelitian ini menjelajahi dinamika perilaku etika digital di kalangan netizen. Hasil kajian pustaka mengungkap aspek-aspek kunci, termasuk peran literasi digital, dampak ujaran kebencian, dan tantangan lainnya yang dihadapi dalam ruang digital. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa paradigma etika digital menjadi bagian integral dalam proses Pendidikan Kewarganegaraan. Netizen, sebagai pengguna aktif dalam dunia digital, memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik dan memengaruhi tatanan sosial. Dengan merinci faktor-faktor yang memengaruhi etika digital, seperti desain platform media sosial, kebebasan berekspresi, dan perlindungan terhadap ujaran kebencian, penelitian ini memberikan wawasan mendalam terkait dengan dampaknya terhadap pendidikan kewarganegaraan. Dalam menghadapi kompleksitas dinamika ruang digital, integrasi etika digital ke dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan menjadi kunci utama untuk membentuk masyarakat yang terampil dalam teknologi dan bertanggung jawab dalam perilaku online. Sintesis antara tingkatan perkembangan moral dan paradigma etika digital menyoroti perlunya pendekatan holistik, yang mencakup pemahaman norma etika digital, konsekuensi tindakan online, dan komitmen terhadap nilai-nilai hak asasi manusia. Melalui pendekatan ini, pendidikan kewarganegaraan dapat membentuk netizen yang sadar etika, bertanggung jawab, dan aktif dalam membangun komunitas daring yang positif. Hal ini sejalan dengan tujuan menciptakan warga digital yang memberikan dampak positif dalam masyarakat secara keseluruhan. Kata Kunci: Etika Digital, Pendidikan Kewarganegaraan, Etika
Copyrights © 2023