Jurnal Bina Desa
Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober

Membangun Kemitraan Pelaku UMKM Konveksi dengan Pemuda Karang Taruna dalam Upaya Mengembangkan Usaha di Desa Ambokulon

Luthfi, Muhammad (Unknown)
Wafa, Aliyyul (Unknown)
Tri Suryani, Elysa (Unknown)
Imarotul Ulya, Zuhaida (Unknown)
Wiratno Putri, Vini (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Feb 2024

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi UMKM di Desa Ambokulon adalah kurangnya keterampilan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi. Usaha mikro Desa Ambokulon membutuhkan pengembangan usaha berbasis teknologi untuk bersaing dengan memanfaatkan digitalisasi. Pemuda karang taruna sebagai salah satu potensi yang dimiliki desa untuk membangun suatu kemitraan dengan pelaku UMKM konveksi. Tujuan dari penulisan ini adalah 1) Mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM konveksi di Desa Ambokulon Kecamatan Comal 2) Memberikan gambaran pengembangan UMKM Konveksi di Desa Ambokulon dengan sosialisasi tentang kemitraan dan pelatihan digital marketing bagi pemuda desa dan pelaku UMKM konveksi. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon yaitu observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan usaha pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon adalah membangun kemitraan dengan pemuda karang taruna. Hal ini dilakukan karena pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi bahkan enggan untuk memanfaatkannya akibat dari kurangnya pengetahuan mengenai digital marketing. Hasil evaluasi dari kegiatan membangun kemitraan ini dinilai dapat memberikan wawasan, pengetahuan, dan motivasi kepada pelaku UMKM Konveksi dan pemuda karang taruna di Desa Ambokulon. Kata kunci : Kemitraan; UMKM; Sosialisasi, Digital Marketing 

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jurnalbinadesa

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan ...