Salah satu kendala yang dihadapi UMKM di Desa Ambokulon adalah kurangnya keterampilan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi. Usaha mikro Desa Ambokulon membutuhkan pengembangan usaha berbasis teknologi untuk bersaing dengan memanfaatkan digitalisasi. Pemuda karang taruna sebagai salah satu potensi yang dimiliki desa untuk membangun suatu kemitraan dengan pelaku UMKM konveksi. Tujuan dari penulisan ini adalah 1) Mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM konveksi di Desa Ambokulon Kecamatan Comal 2) Memberikan gambaran pengembangan UMKM Konveksi di Desa Ambokulon dengan sosialisasi tentang kemitraan dan pelatihan digital marketing bagi pemuda desa dan pelaku UMKM konveksi. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon yaitu observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan usaha pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon adalah membangun kemitraan dengan pemuda karang taruna. Hal ini dilakukan karena pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi bahkan enggan untuk memanfaatkannya akibat dari kurangnya pengetahuan mengenai digital marketing. Hasil evaluasi dari kegiatan membangun kemitraan ini dinilai dapat memberikan wawasan, pengetahuan, dan motivasi kepada pelaku UMKM Konveksi dan pemuda karang taruna di Desa Ambokulon. Kata kunci : Kemitraan; UMKM; Sosialisasi, Digital Marketing
Copyrights © 2023