Penelitian ini dilatarbelakangi adanya urgensi penerapan literasi emosi untuk peserta didik. Dalam rangka mengetahui perkembangan literasi emosi peserta didik, maka tujuan penelitian ini yakni menganalisis kebutuhan instrumen penilaian diri sebagai penilaian literasi emosi bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara serta studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Wawancara dilakukan terhadap tiga orang guru kelas IV sekolah dasar yang bertempat di Kota Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini adalah 1) tidak adanya instrumen penilaian diri untuk mengukur literasi emosi peserta didik; dan 2) karakteristik instrumen penilaian diri untuk mengukur literasi emosi peserta didik. Dalam penelitian ini, guru belum sepenuhnya memahami mengenai literasi emosi sehingga belum dikembangkannya penilaian terhadap literasi emosi. Oleh karena itu, perlunya penilaian diri sebagai alternatif dalam mengukur literasi emosi untuk mengetahui perkembangan peserta didik.
Copyrights © 2024