Penelitian ini didasarkan atas banyaknya permasalah yang muncul pada proses pembelajaran namun masih kurang diperhatikan dan digali lebih dalam lagi oleh guru seperti munculnya miskonsepsi pada siswa ketika pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggali miskonsepsi siswa pada materi konsep cahaya dan sifatnya, serta mencari faktor penyebab terjadinya miskonsepsi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan menggunakn teknik tes, wawancara diagnostik dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yakni: 1) Pengumpulan data (data collection), 2) reduksi data (data reduction), 3) penyajian data (data display), dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu miskonsepsi siswa kelas IV pada konsep cahaya mencapai 43%, konsep cahaya merambat lurus mencapai 33%, konsep pemantulan cahaya mencapai 43%, konsep pembiasan cahaya mencapai 11%, konsep cahaya menembus benda bening mencapai 70%, dan miskonsepsi pada konsep cahaya dapat diuraikan mencapai 25%.
Copyrights © 2024