Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas teknik role playing dalam bimbingan kelompok untuk mengurangi perilaku bullying di SMP Negeri 48 Surabaya. Bullying, baik fisik, verbal, maupun cyberbullying, merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada korban dan menciptakan lingkungan sekolah yang tidak sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus intervensi, melibatkan siswa yang menjadi korban bullying dan kelompok kontrol. Teknik role playing digunakan untuk membantu siswa memahami dampak bullying dan mengembangkan empati. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang bullying dan penurunan perilaku bullying di kalangan siswa yang mengikuti intervensi. Pada siklus kedua, terjadi peningkatan kesadaran siswa tentang bullying hingga 72,66%, dan 67% dari siswa setuju bahwa role playing efektif dalam mengurangi bullying. Penelitian ini menegaskan pentingnya bimbingan kelompok dengan teknik role playing dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung perkembangan psikososial siswa. Hasil ini juga dapat menjadi acuan bagi sekolah lain dalam mengimplementasikan program pencegahan bullying yang lebih interaktif dan reflektif. Kata kunci: Bullying, Bimbingan Kelompok, Role Playing.
Copyrights © 2024