Lobak putih merupakan salah satu jenis sayuran yang terkenal dengan tingkat produksinya yang tinggi. Jika dirawat dengan baik pada masa pertumbuhan, lobak putih mampu menghasilkan hasil yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana respon lobak putih (Raphanus sativus Var. Longipinnatus) terhadap penggunaan pupuk cair organik berbahan sabut kelapa dan bagaimana pengaruhnya terhadap produksi tanaman secara keseluruhan. Benih lobak putih ini berasal dari varietas lobak panjang Tiongkok, yang digunakan untuk penyelidikan. Dalam penelitian khusus ini, rencana percobaan terdiri dari rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu unsur. Konsentrasi pupuk organik cair sabut kelapa (S) menjadi faktor yang menjadi pertimbangan. Penelitian ini mengkaji pupuk organik cair pada empat tingkat konsentrasi yang berbeda. Kadar tersebut ditandai dengan simbol S0 = 0 ml/polibag, S1 = 150 ml/polibag, S2 = 300 ml/polibag, dan S3 = 450 ml/polibag. Dengan menggunakan analisis varians (juga dikenal sebagai sidik jari varians), kami menganalisis data yang kami peroleh. Apabila terdapat perbedaan maka ambang batas Beda Nyata Terkecil (BNT) sebesar 5% akan dilakukan pengujian tambahan. Berdasarkan temuan penelitian ini, tanaman lobak putih mempunyai respon yang baik jika diberikan pupuk organik cair dengan konsentrasi tinggi yang terbuat dari sabut kelapa
Copyrights © 2023