JURNAL AGROHITA
Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA

PENGARUH NITROGEN BERBASIS PUPUK ORGANIK CAIR-BIOSLURRY DAN WAKTU APLIKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI KERITING (BRASSICA CHINENSIS VAR. PARACHINENSIS)

Yulia Anjani Maula (Diponegoro University)
Didik Wisnu Widjajanto (Universitas Diponegoro)
Susilo Budiyanto (Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2023

Abstract

Produktivitas tanaman sawi keriting (Brassica chinensis var. Parachinensis) berfluktuasi akibat  kesuburan tanah yang rendah. Salah satu upaya dalam peningkatan produktivitas tanaman sawi keriting yaitu melalui penggunaan pupuk organik cair-bioslurry. Penelitian bertujan untuk mengkaji pengaruh  berbagai dosis nitrogen berbasis bioslurry dan waktu aplikasi pemupukan serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi keriting. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2022 di Desa Karaskepoh, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang (6º43’32” LS dan 111º27’34” BT), Provinsi Jawa Tengah dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4x3 dengan 3 ulangan digunakan dalam percobaan sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan. Faktor pertama adalah berbagai level dosis nitrogen berbasis Pupuk Organik Cair-bioslurry (POC-bioslurry) terdiri dari (0 kg N/ha setara 0 ml/tanaman) K0; (100 kg N/ha setara 29 ml/tanaman) K1; (200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman) K2; dan (300 kg N/ha setara 87 ml/tanaman) K3. Faktor kedua adalah perlakuan  pemupukan yang aplikasikan setiap 4, 7 dan 10 hari, berturut-turut untuk P1, P2 dan P3. Parameter yang diamati termasuk tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar, kadar air tanaman, kandungan klorofil total, serapan nitrogen, berat kering tajuk, berat kering akar, nisbah tajuk akar, berat segar tajuk, dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan 200 kg N/ha setara 58 ml/tanaman dengan aplikasi pemupukan 4 hari (K2P1) berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tanaman seperti jumlah daun, luas daun, dan panjang akar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dosis 200kg N/ha dan aplikasi setiap 4 hari sekali paling sesuai untuk diaplikasikan dalam budidaya tanaman sawi keriting.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

agrohita

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam ...