Kurangnya tersedianya media pembelajaran yang menarik di sekolah dasar menyebabkan pembelajaran menjadi monoton, terutama media pemahaman membaca siswa. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran animasi berbasis kearifan lokal Riau, untuk mengetahui validitas dan praktikalitas media video yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model 4D. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan validator, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain. Data dikumpulkan dari wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini adalah media video pembelajaran animasi dinyatakan valid dengan memperoleh skor ahli materi sebesar 84,37% dengan kategori sangat valid, 90% dengan kategori sangat valid untuk ahli bahasa, dan 94,22% untuk ahli desain dengan kategori valid. kategori. Kemudian setelah dinyatakan valid, media mendapat predikat sangat praktis dari siswa dengan rata-rata 92,91% dan sangat praktis dari guru dengan rata-rata 100%.
Copyrights © 2023