Bahan ajar menjadi perangkat penting dalam mendukung proses pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan validitas bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4D. Subyek yang terlibat adalah guru, siswa, dan validator. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket validasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dari saran validator dan secara kuantitatif dari skor validasi. Produk yang dihasilkan adalah bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau untuk tema 7 subtema 1 di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk membuat bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu (1) menentukan materi yang dikembangkan; (2) membuat sketsa gambar yang mendukung materi; (3) membuat konsep dan kerangka bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau. Validitas bahan ajar berbasis kearifan lokal Riau memperoleh kategori sangat valid tanpa revisi ditinjau berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli desain.
Copyrights © 2024