Indonesia menjadi negara yang kaya akan sumber daya alam baik di laut maupun di darat. Salah satu nya tumbuhan Daun Lamun (Enhalus Acoroides) yang hidup laut dangkal perairan Maluku. Daun Lamun memiliki konstruksi daun, batang, maupun akar sama dengan tumbuhan lainnya. Namun kenyataannya Hamparan ekosistem daun lamun belum dimaksimalkan pemanfaatannya pada daerah Maluku. Terkait dengan hal itu maka dala penelitian akan membahas terkait pemanfaatan serat daun lamun sebagai penguat material komposit yang dipadukan dengan resin polyester. Tujuan penelitian ini mengetahui harga impact dan energi serap yang dihasilkan melalui pengujian impact (beban kejut) dengan variasi komposisi campuran. Metode penelitian yang digunakan secara eksperimen pada laboratorium. Dari hasil penelitian untuk komposisi campuran 0%:100% diperoleh nilai impact 0,08 J/mm2 dan nilai energi serap 0,45 J, untuk komposisi campuran 10%:90% nilai impact 0,32 J/mm2 dan nilai energi serap 1,758 J, untuk komposisi campuran 20%:80% nilai impact 0,38 J/mm2 dan nilai energi serap 2,08 J, dan untuk komposisi campuran 30%:70% nilai impact 0,56 J/mm2 dan nilai energi serap 3,07 J. Komposisi campuran 30%:70% memiliki nilai impact dan nilai energi serap tertinggi diantara komposisi campuran yang lain. Hal sesuai dengan prinsip dasar komposit bahwa serat berfungsi sebagai penguat selama matrik mengikat dengan baik.
Copyrights © 2023