Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan memitigasi risiko pada aktivitas rantai pasok rumput laut yang ada di Desa Nuruwe Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan House of Risk (HOR) dengan mengidentifikasi setiap aktivitas proses bisnis rantai pasok berdasarkan model supply chain operation reference. Model HOR terdiri dari dua tahap yaitu HOR fase 1 untuk menjelaskan peringkat setiap penyebab risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) dan HOR fase 2 untuk memberikan prioritas tindakan yang bersifat proaktif untuk mencegah risiko terjadi. HOR fase 1 menunjukkan lima penyebab resiko akan diprioritaskan untuk ditangani berdasarkan nilai ARP tertinggi, yang selanjutnya pada HOR fase 2 diusulkan delapan strategi mitigasi. Berdasarkan nilai Effectiveness to Difficulty (ETD), terpilih empat strategi mitigasi yang akan digunakan untuk mencegah penyebab risiko.
Copyrights © 2023