Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan memprediksi dinamika produksi seni dalam industri komik Indonesia dengan menggunakan perspektif teori arena produksi kultural oleh Pierre Bourdieu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang menekankan pencarian deskripsi yang mendalam dan bermakna. Hasil analisis menunjukkan bahwa teori arena produksi kultural Bourdieu memberikan wawasan tentang dinamika kekuasaan dan kepentingan dalam industri komik Indonesia. Pertarungan antara agen dan produsen mencerminkan tegangan antara berbagai jenis modal (ekonomi, budaya, sosial, dan simbolik) yang digunakan untuk memengaruhi posisi dan kekuasaan dalam industri ini. Komikus dan penerbit berinteraksi dalam struktur industri yang kompleks, dan karya mereka tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi sosial tetapi juga berpotensi mempengaruhi kondisi tersebut. Temuan ini menegaskan relevansi teori Bourdieu dalam memahami dinamika produksi seni di Indonesia, khususnya industri komik
Copyrights © 2024