Penelitian ini bertujuan mengalnallilsils penalfsilraln Al- Qur’an paldal malsal talbil’iln, Dilskursus ilnil salngalt pentilng untuk dil kaljil kalrenal palral talbil’iln memillilkil peralnalnaln pentilng daln silgnilfilkaln dallalm bildalng talfsilr.Talbil’iln yang merupalkaln generalsil setelalh salhalbalt, kalrenal palral talbil’iln telalh menerilmal ilnterpretalsil dalril salhalbalt secalral lalngsung. Talfsilr secalral ilstillalh bermalknal penjelalsaln tentalng kallalm Alllalh. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat dua model penafisran pada masa tabi’in yaitu penafsiran bil- ma’stsur dan bil ra’yi sedangkan metode yang diterapkan pada masa tabi’in adalah metode ijmali. Maka dapat disimpulkan penafsiran era tabi’in menjadi awal penafsiran yang melibatkan antar budaya Arab dan non Arab. Selain itu seiring berjalannya zaman dengan meluasnya wilayah Islam menjadi awal yang sanagat penting bagaimna Al- Qur’an pada generasi setelah Tabi’in.Kata Kunci: Diskursus, Tafsir, Tabi’in
Copyrights © 2023