Bencana alam hanya dikatakan sebagai masalah selama tidak disadari akan adanya suatu manfaat atau hal positif yang bisa dikembangkan dari bencana alam tersebut. Dengan adanya peristiwa erupsi gunung dimana mengeluarkan berbagai macam material sehingga mengganggu aktivitas kesehatan masyarakat sekitarnya. Salah satu material yang disemburkan ialah abu vulkanik. Abu vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung mengakibatkan pendangkalan pada sungai-sungai yang berada di hulu dan hilir gunung. Sebagai usaha untuk mencari manfaat dari bencana tersebut maka diupayakan untuk memanfaatkan abu vulkanink tersebut sebagai bahan yang berguna. Salah satunya sebagai bahan pembuatan keramik yang di harapkan dapat digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen serta pengaruhnya terhadap perilaku mekanik yaitu kuat tekan dan kuat geser keramik. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian sebagai bahan alternatif penambah sebagian semen yaitu abu vulkanik yang bertujuan membandingkan kuat tekan dan kuat geser keramik normal dengan kuat tekan dan kuat geser keramik yang ditambahkna abu vulkanik.Tujuan dari penelitian untuk pengaruh penambahan abu vulkanik dalam pembuatan keramik dan pengujian kuat tekan dan kuat geser pada keramik yang telah dibuat. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Adapun benda uji 5% adalah benda uji yang mengalami pergerakan yang fluktuatif (naik turun) dalam mencapai usia keramik 28 hari maupun setelah usia keramik 28 hari maupun penurunannya setelah 28 hari. Akan tetapi pada uji kuat tekan keramik ini abu vulkanik tidak dapat meningkatkan kuat tekan keramik yang maksimal melebihi kuat tekan keramik normal. Benda uji 15% dan 20% memiliki kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan dengan benda uji 10% dan benda uji normal.Kata kunci: Abu Vulkanik, Keramik
Copyrights © 2024