Penggunaan sabun cair saat ini memang banyak digunakan dikalangan masyarakat karena dinilai lebih praktis daripada sabun batang. Melihat peluang tersebut, banyak masyarakat dikalangan UKM berlomba lomba dalam memproduksi sabun cair dalam skala rumah tangga. Proses pembuatan nya pun banyak yang menggunakan cara tradisional. Cara tradisional dalam pengadukan ini banyak memakan tenaga dan waktu.Dalam proses pembuatan sabun cair, ini diperlukan pengadukan yang sesuai agar bahan bisa tercampur dengan sempurna. Viskositas kekentalan dari sabun cair sangat berpengaruh pada kualitas sabun yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta menghitung komponen komponen dari agitator agar hasil sabun cair tidak terlalu kental dan terlalu cair. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari metode observasi, metode dokumen dan metode wawancara. Blade agitator dirancang dengan memiliki panjang total = 370 mm dan tebal= 1,5 mm. Hasil perhitungan komponen agitator, didapatkan perhitungan kebutuhan motor sebesar ¾ HP, rasio gearbox sebesar 1:20, Poros memiliki diameter ¾ inchi atau 20 mm, panjang 525 mm, momen puntir 779,2 kg.mm , tegangan geser poros 5,48 kg/mm2, ukuran pasak 6 mm x 6 mm, Gaya sentripetal yang terjadi pada pengaduk sebesar 22,85 Newton dan deformasi poros pengaduk dalam batas aman yaitu 0,190.Kata kunci: Sabun cair , Agitator, Blade , Viskositas , deformasi
Copyrights © 2024