Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS UNJUK KERJA ALAT PENUKAR KALOR PELAT KAPASITAS 2400 KW DENGAN ALIRAN BERLAWANAN (COUNTERFLOW) Djunaedi, Thomas; Supriyadi, Edi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2013): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Base Transmission station (BTS) di daerah terpencil atau remote area memiliki kesulitan dalam penyediaan sumber listrik karena letak site yang relatif jauh dari jala-jala AC atau meskipun sumber listrik AC tersedia, namun tidak dapat diandalkan karena fluktuasi tegangan dan sering terjadinya pemadaman listrik, sehingga diperlukan cadangan energi listrik yang lain. Untuk mengatasi hal tersebut maka di site-site remote area dilengkapi diesel genset dengan kondisi running secara terus-menerus atau lebih dikenal dengan sistem konvensional akibatnya biaya operasional menjadi tinggi. Untuk mengatasi biaya operasional yang tinggi dilakukan langkah modifikasi berupa penerapan teknologi Hybrid Charge Discharge atau Hybrid CDC. Penelitian ini dibuat untuk melakukan analisa konsumsi bahan bakar diesel genset terhadap modifikasi sistem konvensional, sehingga dapat dijadikan referensi untuk kegiatan pengembangan teknologi di bidang konversi energi.  Dari hasil monitoring 2 site BTS dengan sistem Hybrid CDC di area tidak terdapat jaringan listrik diperoleh data berupa durasi Hybrid Charge discharge, konsumsi bahan bakar diesel genset, karakteristik beban harian, karakteristik beban rectifier, dan karakteristik beban Battery. Dengan sistem Hybrid CDC dapat mengurangi jam operasional diesel genset sebanyak ±70% dalam 24 jam. Akibat dari berkurangnya jam operasional tersebut maka akan berimbas kepada  konsumsi bahan bakar diesel genset dan frekuensi perawatan diesel genset. Untuk konsumsi bahan bakar diperoleh penghematan sebesar ±78% dalam 24 jam, secara keseluruhan dengan melakukan modifikasi sistem konvensional menjadi Hybrid CDC dapat diperoleh total penghematan biaya operasional BTS rata-rata sebesar Rp 350.000.000,-.
ANALISA KEBUTUHAN KALOR PADA PROSES PELEBURAN LIMBAH PLASTIK POLYETHILENE TERPHTALATE (PET) MENJADI BATA PLASTIK KAPASITAS 12 KG Bambang Setiawan; Djunaedi, Thomas; Robiansyah, Muhammad; Setyawan, Joko
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7 No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan kalor, waktu yang dibutuhkan pada masing-masing komposisi yang selanjutnya dilakukan pengujian kemampuan daya serap air pada bata plastik yang dihasilkan berbentuk balok dengan ukuran panjang 215 mm, lebar 105 mm dan tinggi 80 mm. Komposisi bahan yang digunakan masing-masing yaitu 90:10 ; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50 dengan perbandingan limbah plastik jenis PET, pasir dan semen. Pada penelitian ini kebutuhan kalor terbanyak terdapat pada komposisi 90:10 sebesar 1696 J, sedangkan terendah ada pada komposisi 50:50 sebesar 942 J. Waktu yang diperlukan selama proses paling lama pada komposisi 90:10 128 menit, sedangkan yang paling sedikit membutuhkan waktu 92 menit pada komposisi 50:50. Pada pengujian kemampuan daya serap air semua komposisi mempunyai hasil nilai < 3% sehingga masuk dalam kategori mutu A ( berdasarkan SNI 03-0691-1996 ). Kata kunci: konversi energi, pengolahan material, kalor.
ANALISIS BODY DEFECT PADA PRODUKSI KALENG 2 PIECES DI PT UNITEDCAN COMPANY DENGAN MENGGUNAKAN TEORI PUNCHING TOOL Thomas Djunaedi; Ari Nurman Perdana
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2015): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaleng 2Pc adalah salah satu produk dari PT United Can Company yang sangat banyak tersedia di pasaran sebagai alat kemas minuman ringan seperti pada kaleng Coca Cola, Sprite, Fanta, Pocary Sweat dan minuman ringan lainnya.Minuman berkarbonasi banyak yang menggunakan kaleng 2Pc, dikarenakan sifat kemasan pada kaleng 2Pc yang dapat menahan tekanan udara yang disebabkan karena bahan karbonasi tersebut, sifat ini yang tidak dimiliki oleh kemasan lain, seperti plastik.Proses pebentukan kaleng 2Pc memiliki beberapa tahapan proses, dari material awal yaitu plat alumunium mengalami proses blanking, proses drawing (bentuk seperti mangkok/cupping) dan proses wall ironing (penipisan dinding material). Material yang digunakan adalah plat alumunium yang memiliki ketebalan 0.3mm, dengan batas patah tarik sebesar 300N/mm2.
ANALISA PERHITUNGAN GAYA-GAYA MEKANIS PADA PEMBUATAN KOMPONEN OTOMOTIF BRAKET UPPER ARM Thomas Djunaedi; Dadi Cahyadi; Darmanto Darmanto
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Braket upper arm adalah salah satu bagian dari sistem peredam getaran (suspensi) pada kendaraan yang terpasang pada rear axle yang berfungsi menyangga pegas koil, tempat dudukan steering knuckle dan memelihara letak geometris bodi dan roda-roda. Braket upper arm terbuat dari sheet metal SAPH 440 yang mempunyai kuat tarik 45 kgm/mm2,resistansi gesek 36 kgm/mm2 dan ketebalan material 2,9 mm. Untuk metode perhitungannya menggunakan pedoman Press Dies Design, dari IMDIA. Disain produk mengikuti permintaan dari pelanggan dan untuk mengurangi scrap yang terbuang dihitung ulang layoutnya yaitu perkalian antara tebal material 2,9 mm lebar produk, jarak antar material blank 2,9 mm dan jarak lebar blank ke tepi 6,65 mm. Untuk mendapatakan potongan dengan burry yang minimal clearen punch dan die diatur sebesar 0,2175 mm dengan gaya potong yang perlukan mesin press sebesar 135 tonf, gaya proses drawing 18,5 tonf, proses bending memerlukan di pelukan gaya dari mesin press dengan tonase 4 tonf dan untuk prroses triming menggunakan mekanisme dua buah cam  dengan total gaya yang di pelukan untuuk proses triming yaitu 44,5 tonf.
PENGUJIAN KEKUATAN TARIK KOMPOSIT VARIASI ARAH SERAT ROVING – RESIN POLYESTER BQTN R157 YANG DIPRODUKSI DENGAN METODE VACUUM BAGGING UNTUK APLIKASI PESAWAT TANPA AWAK Thomas Djunaedi; Bambang Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian studi sifat mekanik uji Tarik komposit serat Roving berbasis resin Polyester dengan arah serat 0ᵒ,90ᵒ dan 45ᵒ fraksi masa 60% serat : 40% resin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mikro dan makro komposit serat Roving dengan resin Polyester yang di aplikasikan untuk pesawat tanpa awak. Sifat mikro komposit diketahui dari pengujian densitas sedangkan sifat makro komposit diketahui dari dilakukannya pengujian kekuatan tarik komposit, pengujian standar ASTM D3039 aplikasi pesawat tanpa awak di analisa dengan kekuatan atsmosfer udara dan ketinggia di udara menggunakan standarisasi Internasional Standar Atmospher. Dalam penelitian ini dilakukan variasi fraksi volume dalam pembuatan komposit, yaitu variasi serat dan resin 60%:40%. Pembuatan komposit ini dilakukan dengan menggunkan metode vaccum bagging. Dari pengujian yang telah dilakukan diketahui nilai densitas terbesar terdapat pada variasi serat 45ᵒ yaitu sebesar 1,844 grcm3⁄ . dari pengujian densitas tersebut disimpulkan bahwa semakin banyak presentase serat maka semakin besar pula nilai densitas komposit tersebut. Pada pengujian tarik , modulus elastisitas tarik tertinggi terdapat pada variasi serat 90ᵒ yaitu sebesar 25255.33 MPa. Analisa kekuatan tekanan atsmospher pesawat tanpa awak menunjukan bahwa arah serat 90ᵒ dengan komposit serat Roving resin polyester memiliki kekuatan sangat tinggi di bandingan kekuatan tekanan udara dan mempunyai nilai maksimun stress sebesar 641.96 MPa. Hal ini menunjukan bahwa jenis komposit dengan arah serat ini sudah memenuhi standar tekanan udara untuk pembuatan pesawat tanpa awak.
Analisis Terjadinya Panas pada Air Conditioner Unit Excavator PC3000-6 Thomas Djunaedi; Hendro Purwono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator merupakan unit alat berat serba guna yang dapat digunakan untuk menggali tanah, memuat material, mengangkat material, mengikis tebing, meratakan permukaan tanah dan memecah tanah yang keras, salah satunya adalah excavator PC3000-6. Unit ini menggunakan sistem air conditioner di ruang kabin dengan tujuan agar operator terasa nyaman dalam mengoperasikan. Namun banyak pelanggan yang mengeluhkan kondisi air conditioner yang sering panas karena dapat berdampak pada persentase ketersediaan unit jika masuk pada sistem kontrak perawatan penuh karena unit tersebut tidak dioperasikan untuk perbaikan. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya panas pada air conditioner di unit PC3000-6 sehingga dapat dilakukan langkah perbaikan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakana delapan step troubleshooting. Berdasarkan observasi dan analisis data diperoleh hasil bahwa terjadinya panas pada air conditioner disebabkan oleh adanya ketidak normalan kerja dari sistem air conditioner. Saat dilakukan inspeksi harian sering ditemukan operator mengoperasikan unit sambil merokok kemudian menghidupkan sistem air conditioner namun tetap membuka jendela kabin agar asap rokok yang berada di dalam ruangan dapat cepat hilang sehingga membuat sistem pada kompresor mengalami beban berlebih. Hal ini dapat mempengaruhi umur pakai komponen, terutama pada kompresor yang dapat menyebabkan lose atau tidak dapat menghasilkan kompresi yang standar sehingga mengakibatkan sistem tidak dapat bekerja maksimal dan temperatur di ruang kabin pun tidak tercapai.
PEMBUATAN AL AT BANTU KHUSUS PEMASANG DAN PELURUS DISC CLUTCH PADA UNIT DUMP TRUCK HINO FM 260 JD Hendro Purwono; Thomas Djunaedi; Dicky Adriansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dump truck memiliki peran yang penting untuk mengangkut dan memindahkan material yang diisi oleh excavator atau loader pada bidang konstruksi dan pertambangan sehingga memerlukan adanya perawatan berupa perbaikan maupun penggantian komponen secara berkala dan General Over Haul (GOH) agar produktivitas unit terjaga. Salah satu komponen yang harus diganti karna masa pakai (life time) nya sudah habis adalah disc clutch yang mempuyai peran vital dalam sistem transmisi untuk memindahkan gigi maju ataupun mundur. Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan pada proyek bendungan leuwi keris menemukan adanya masalah saat pemasangan dan melakukan pelurusan pada disc clutch unit dump truck Hino FM 260 JD dimana alat yang digunakan tidak standar yaitu sebuah handle socket wrench sehingga dalam penggunaannya dapat melukai tangan mekanik dan merusak komponen tersebut serta waktu pengerjaannya yang lama sekitar 2 jam setiap kali pemasangan dan pelurusan disc clutch. Untuk itu perlu adanya solusi atas masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode seven up ++ innovation dalam pembuatan alat bantu khusus untuk memecahkan masalah tersebut. Tujuannya adalah agar dapat memberi kemudahan kepada mekanik dalam pengerjaan pemasangan dan pelurusan disc clutch. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan dibuatnya alat bantu khusus ini memberi manfaat yang besar bagi mekanik dan perusahaan dimana mekanik menjadi mudah dalam pengerjaannya dan keamanan nya lebih meningkat serta waktu penyelesaiannya lebih cepat sekitar 30 menit setiap kali pemasangan dan pelurusan disc clutch sementara untuk perusahaan menjadi lebih hemat pengeluaran biaya nya sebab manpower yang dibutuhkan menjadi berkurang menjadi 1 orang.
RANCANG BANGUN MESIN CNC ROUTER PORTABLE DENGAN DIMENSI 1219×609 MM UNTUK SKALA LABORATORIUM Bambang Setiawan; Rasma Rasma; Thomas Djunaedi
INFOMATEK Vol 22 No 1 (2020): Volume 22 No. 1 Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v22i1.2747

Abstract

Abstrak: Karya ukir kayu memiliki kekhasan tersendiri karena merupakan suatu karya cipta manusia yang didasari rasa estetis sesuai apa yang diinginkan oleh manusia itu sendiri. Karya seni ukir kayu biasanya diciptakan menggunakan teknik memahat. Dengan menggunakan teknik memahat membuat hasil produksi per harinya mendapatkan hasil yang sedikit dan dengan kualitas produk yang tidak seragam. Sehingga dibutuhkan penggunaan mesin CNC router, agar dapat meningkatkan hasil yang memuaskan serta jumlah produk yang banyak. Namun pada umumnya mesin CNC pada umumnya CNC Router pada pasaran masih menggunakan poros ulir sebagai transmisi geraknya dan dengan daya motor yang besar. Maka dari itu transmisi gaya penulis menggunakan ballscrew. Ballscrew dipilih karena pada ballscrew tidak terjadi keterlambatan gerak balik atau biasa disebut backlash. Karena apabila terjadinya backlash dapat menyebabkan ketepatan nilai akurasi dan kalibrasi berkurang. Serta penggunaan motor stepper dengan daya sebesar 0.9478 watt, dengan kecepatan motor spindle minimal adalah 15000 rpm, dengan maks diameter tool 6 mm, didapatkan torsi 6.912 N.m dengan daya motor maks yaitu 0.1086 Kw. Kemudian dari pada itu untuk panjang gerak area kerja mesin CNC Router ialah pada sumbu X adalah 286 mm, pada sumbu Y sebesar 426 mm dan pada sumbu Z sebesar 31 mm.
Process of Making Gas Stove Spuyer with TU-2A CNC Machine Thomas Djunaedi; Anwar Ilmar Ramadhan; Firmansyah Firmansyah; Mohd Amiruddin Fikri
Journal of Applied Sciences and Advanced Technology Vol 4, No 3 (2022): Journal of Applied Sciences and Advanced Technology
Publisher : Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jasat.4.3.87-92

Abstract

The TU-2A CNC machine is a turning machine tool that is controlled by a computer system through data (program input) in the form of letters and numbers. This machine is capable of producing a work piece with a complex shape and high accuracy, as well as the effectiveness of minimum production time. Gas stove nozzle is a form of work piece which in the manufacturing process is required to have a high level of effectiveness with high accuracy. The supporting factors in the manufacturing process are based on the selection of program functions and machining parameters (cutting speed, feeding, feeding speed and proper rotation of the main axis).In the process of making gas stove nozzles using a CNC TU – 2A machine, the parameter values used are cutting speed (Vs) 20 m/min, feeding 0.75 mm/put, feeding speed (s') 281 mm /min and the main axis rotation (n) 375 rpm.So from the parameters used, it is known that the total machining time per component (tm) = 5.4 minutes, the total production cost per component (Cprod) = Rp. 8,572, - and the total production time per component (t prod) = 7.6 minutes. The greater the value of the Dept of cut, feed and feeding speed, the production time and production costs that occur will decrease until they reach t = 2.6% and C = 2.3%.
ANALISIS PERFORMANSI BAHAN BAKAR PREMIUM DAN PERTAMAX DENGAN RING BENSIN OPTION R TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK Anwar Ilmar Ramadhan; Thomas Djunaedi; Irwan Firmansyah
Jurnal Teknologi Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.14.2.255-264

Abstract

The development of the world in the automotive field is now growing and growing rapidly. Very rapid development in the field of automotive motor vehicles, But what we already know with the thinning. Fuel is a problem we face today. As for finding a tool that can save fuel motor vehicles. R option gasoline ring is a fuel saver tool made of stainless steel that has 12,400 gauss magnets that have 1 inlet and 1 outlet. Analysis of the performance of premium fuel and pertamax with the option of gasoline R ring is done to know the ratio of power, torque and premium AFR and pertamax, both before and. The test results and calculations for the premium variables obtained power up to 0,2 HP, torque up by 3%, AFR more efficient 7.4%. While for the pertamax variable in getting power up to 0,2 HP, torque rose by 5.3%, AFR more efficient 8.4%.